Sabtu, 28 Mei 2011

MODEL SEPATU HIGH HEELS TERBARU

Hati-Hati Menggunakan Sepatu High HeelsSepatu ber-hak tinggi alias high heels memang selalu menjadi senjata andalan wanita dalam bergaya. Namun ternyata, banyak juga wanita yang menderita karenanya.
Data itu didapat dari sebuah penelitian yang dilakukan di Inggris. Survey itu dilakukan secara online dan diikuti oleh 3.000 wanita di seluruh dunia. Wanita-wanita itu berumur dari 16-65 tahun.
Seperti dikutip dari Genius Beauty, kebanyakan alasan para wanita tadi untuk memakai sepatu high heels adalah demi menjaga penampilannya. Padahal kebanyakan dari para wanita itu mengaku mengalami masalah pada kakinya saat memakai sepatu high heels.
Sebanyak 10 persen dari mereka mengaku mengalami nyeri pada pergelangan kaki, serta kulit pecah-pecah di daerah tumitnya. Tak sedikit juga dari mereka yang mengalami gangguan pada urat kakinya.
Beberapa wanita juga mengalami kecelakaan yang parah, seperti terjatuh, hingga mengalami luka di daerah muka, dan patah di bagian gigi. Lucunya, walau telah mengalami berbagai 'kecelakaan' karena memakai sepatu high heels, hal tersebut tetap tak membuat para wanita berhenti memakai sepatu itu.
Sebanyak 60 persen peserta penelitian itu memilih untuk melupakan kecelakaan yang mereka alami setelah sembuh, dan mulai memakai sepatu ber-hak tingginya lagi. Menurut mereka, merasa fashionable membuat mereka sangat nyaman.
Itulah mengapa, data rumah sakit di Inggris menyebutkan bahwa setiap tahunnya, jutaan wanita mengalami kecelakaan karena sepatunya. Dan angka tersebut tak pernah berkurang.
Namun harus Anda sadari bahwa penampilan bukanlah segala-galanya. Saat Anda sakit, penampilan Anda pun menjadi tidak maksimal. Untuk itu tidak ada salahnya untuk memilih dengan cermat sepatu yang akan Anda gunakan.
Berolahraga untuk otot kaki juga bisa Anda lakukan untuk menghindari cedera saat memakai high heels. 











        

TIPS MEMILIH MODEL SEPATU MENURUT BENTUK KAKI

1. Si Betis Besar. Pemilik jenis kaki ini bisa menggunakan sepatu yang memiliki hak super tebal atau dikenal dengan paltform shoes. bentuk hak ini mampu menahan beban si pemakai dan mampu menyamarkan perhatian dari betis Anda.
2. Si Kaki Pendek. Sayangnya walaupun ankle boots tampak indah di kaki Sienna Miller, tidak akan seindah terlihat pada kaki yang pendek. Potongan sepatu yang pas pada pergelangan kaki akan membuat kaki terlihat lebih pendek. Pilih pointy toe shoes dengan hak tipis yang memberikan kesan jenjang pada kaki Anda.
3. Si Kaki Berotot. Hindari hak tipis untuk jenis kaki ini. Hak tipis hanya akan menambah beban pada kaki, sehingga bentuk betis akan semakin menonjol. Pilih hak sepatu yang adak tebal atau bermodel cone heels dan berujung bundar atau persegi.

PILIH JENIS SEPATU YANG SESUAI DENGAN KONDISI KITA (CEWEK)

Bagi banyak wanita, membeli sepatu baru terkadang menimbulkan efek pembangkit mood yang luar biasa. Itulah sebabnya banyak tergila-gila dan kecanduan pada sepatu.

Di saat fashion menjadi sebuah tuntutan hidup, perannya yang hanya sebuah alas kaki pun bergeser menjadi pelengkap penampilan. Sepasang sepatu tidak hanya mentransformasi penampilan, tetapi juga membantu Anda mendapatkan perhatian publik. Jadi, sudah saatnya Anda memperhatikan sepatu yang cocok dengan busana dan aksesori yang dikenakan.

Untuk mengetahui sepatu-sepatu yang cocok untuk Anda dan sebelum berbelanja, tidak ada salahnya mengetahui jenis-jenis sepatu yang bisa menunjang penampilan.



1. The Ankle Strap Shoes

Jenis sepatu ini memiliki satu atau dua tali pada pergelangan kaki yang dapat dikencangkan. Selain berfungsi untuk mengencangkan sepatu, tali ini juga berfungsi sebagai pemanis pergelangan kaki. Sepatu Ankle Strap ini cocok dipakai oleh wanita dengan kaki yang kurus dan panjang.

Jika ingin menghadiri pesta sehabis jam kerja, tidak perlu khawatir, karena sepatu ini cocok digunakan ke kantor, dan untuk menghabiskan malam saat berkumpul bersama kolega-kolega bisnis atau teman-teman sehabis bekerja seharian.

Anda dapat memadupadankan sepatu ini dengan rok mini, rok pencil selutut, dan gaun cantik. Tapi, sepatu ini tidak cocok saat dipadukan dengan loose jeans (jeans longgar), celana kargo, harem, celana panjang dengan siluet lurus yang lebar.




2. Ballet Flat Shoes

Jika Anda termasuk pribadi casual, simpel, dan lebih mengutamakan kenyamanan saat menggunakan sepatu, sepatu ballet flat bisa jadi pilihan pas untuk Anda. Sepatu ini cocok digunakan dengan jenis baju apapun. Jeans, celana kapri, dan baju casual lainnya sangat cocok dipadupadankan dengan sepatu ini.

Sepatu ini memang lebih banyak digunakan remaja perempuan, tetapi wanita eksekutif pun tetap dapat bergaya dengannya. Pilihlah ballet flat yang dihiasi dengan permata-permata cantik atau pita.





3. The French Heel
Banyak wanita menggunakannya, tapi tidak mengetahui namanya. Sepatu ini memiliki tinggi hak yang medium dan biasanya berbentuk lengkung dan kotak di bagian bawah haknya. Sepatu yang dikembangkan oleh King Louis XIV ini dapat digunakan untuk beraktivitas di kantor dan cocok digunakan dengan pakaian apapun.

FLAT SHOES BIKIN TAMPIL LEBIH TRENDY

Banyak sepatu yang digunakan oleh wanita untuk melakukan berbagai aktifitas.Untuk tampil lebih trendy cobalah memakai Flat Shoes.Sepatu ini akan menjadi pemanis tampilan anda.
Dikutip dari laman inilah.com Flat shoes adalah sepatu dengan tumit pendek atau datar. Tampilannya hampir menyerupai sepatu balet dengan ujung yang sedikit membulat atau lancip dan seksi.
Penampilan dari flat shoes kini sangat beragam dan diperkaya dengan kehadiran detail serta aplikasi cantik seperti pita, semi-precious stone atau korsase. Materialnya pun sangat bervariasi, mulai dari velvet, suede hingga satin dalam berbagai pilihan warna menarik.
Pilihlah flat shoes yang terbuat dari bahan yang benar-benar membuat anda nyaman agar menghindari kaki anda terasa kram atau mudah lelah saat berjalan.
Flat shoes merupakan salah satu aksesori yang dapat dipadukan dengan berbagai busana. Anda dapat memadukannya dengan Capri pants, celana jeans, rok mini, atau bahkan dengan gaun selutut berpotongan empire. Dengan mengenakan flat shoes maka penampilan anda akan terlihat lebih chic dan girlie.
Anda bisa kenakan flat shoes kemana pun anda pergi. Tetapi jika anda ingin menyesuaikan dengan acara yang anda hadiri sebaiknya pilihlah model flat shoes yang tepat dengan jenis material dan pilihan warna yang serasi.
Atau Anda bisa memilih flat shoes yang memiliki sol cukup lebar karena memang mampu menopang beban tubuh anda dengan lebih baik.

SEJARAH SEPATU ALIAS ALAS KAKI

Sejarah sepatu dimulai hampir bersamaan dengan sejarah peradaban manusia. Luciana Boccard dalam bukunya Party Shoes (1993) menjelaskan bahwa manusia sudah memakai sepatu dari kulit yang lembut sejak seribu tahun sebelum Masehi.Hal itu membuat berbagai kisah legenda masyarakat dari berbagai budaya tentang sepatu bermunculan. Sebut saja cerita Kucing Bersepatu Lars dan Cinderella yang bisa menikah dengan sang pangeran ‘gara-gara’ sepatu kacanya. Atau ragam kisah budaya seperti di China, saat Dinasti Song (960 M) berkuasa, ada kebiasaan untuk mengikat kaki bayi perempuan dengan sepatu khusus sehingga ketika dewasa nanti diharapkan kaki sang wanita seperti kuncup bunga lotus.

Sementara umat Kristiani di Amerika dan Eropa sampai sekarang memiliki kebiasaan untuk meletakkan sepatu di depan pintu atau di dekat perapian pada malam Natal yang kemudian berubah jadi menggantungkan kaos kaki. Demikian juga pada saat kekuasaan Dinasti Tudor abad ke-15 di Inggris, penilaian orang terhadap sepatu begitu tinggi sehingga bisa menandakan status sosial seseorang.

Sepatu pertama sebenarnya mulai diciptakan sekitar tahun 1600-1200 SM di Mesopotamia. Sepatu pada saat itu digunakan penduduk yang tinggal di daerah pegunungan di perbatasan Iran. Tentu saja sepatu pertama ini mempunyai bentuk yang sederhana, serupa alas kaki yang dipakai suku Indian. Perkembangan sepatu yang lebih modis mulai diketemukan di kebudayaan Mesir.

Pada saat itu ratu Mesir Nefertiti dan Cleopatra sudah memakai sandal yang diukir dan diberi perhiasan. Kemudian abad peperangan yang melanda peradaban manusia pada saat itu membuat sepatu tidak hanya terbuat dari kulit, tetapi juga dari kain sutra, kertas kaca, tali rafia, tali rami dan sebagainya.

Dalam perkembangannya, sepatu semakin mengandung simbol dan status. Sepatu mengalami banyak perubahan terutama dari segi ukuran, bentuk dan jenisnya. Beragam desain menarik juga dialami, sebagian besar perubahan tersebut di alami oleh sepatu bagi kaum wanita. Dimulai dari sepatu wanita hak tinggi yang banyak digunakan pada era 1500an, pada jaman ini sepatu runcing (sabot) yang dikombinasi kaus rajutan knitted house dari Spanyol juga banyak digemari. Ratu Elizabeth, Inggris termasuk salah satu yang menyukai sepatu jenis ini.

Pada abad 19, fungsi mempengaruhi bentuk alas kaki, di mana sepatu dibuat mendekati bentuk kaki dan disesuaikan dengan aktivitas pemakai. Sepatu dengan platform tebal yang mengingatkan romantisme kebebasan menjadi pertimbangan sehingga terjadi reduksi pernik dan dibuat massal. Abad 20 merupakan jaman keemasan bagi alas kaki, sekali lagi terutama untuk para wanita.

Pada abad ini, alas kaki menjadi pusat penampilan. Berbagai model mulai dari retro, model lama sampai masa kini rupanya masih dijadikan pijakan para pembuat sepatu. Dengan sentuhan kekinian dipadu kreativitas, model-model baru terus lahir dalam nuansa segar. Dan sejarah itupun terus berlanjut….

1800
Sepatu bersol karet pertama dibuat dan dinamakan "Plimsolls."
1892
Goodyear dan perusahaan sepatu karet divisi dari US Rubber Company, memulai memproduksi sepatu karet dan kanvas dalam nama yang berbeda dan pada akhirnya ditentukan bahwa Keds adalah nama yang terbaik.
1908
Marquis M. Converse mendirikan Converse shoe company, yang merevolusi permainan bola basket lebih dari seabad dan menjadi ikon Amerika.
1917
Sepatu keds adalah sepatu atletik pertama yang diproduksi secara massal. Kemudian sepatu ini nantinya akan disebut sneakers oleh Henry Nelson McKinney, seorang agen periklanan untuk N.W. Ayer & Son, karena solnya lebih halus dan tidak menimbulkan suara decitan pada kondisi tertentu.
1917
Converse mengeluarkan sepatu basket pertama, the Converse All Star.
1920
Adi Dassler, pendiri Adidas, mulai memproduksi sepatu olahraga buatan tangan di kamar mandi ibunya, tanpa bantuan alat-alat listrik.
1923
The All Star memberikan kesempatan pada Chuck Taylor All Star, untuk membuat sepatu bermerek Chucks, Cons, Connies. Sepatu ini terjual lebih dari 744 juta di 144 negara.
1924
Adi dan Rudolph Dassler, dengan bantuan 50 anggota keluarganya, mendaftarkan bisnisnya dengan nama Gebr der Dassler Schuhfabrik di Herzogenaurach, Jerman. Ini menjadi awal berdirinya Adidas seperti sekarang.
1931
Adidas memproduksi sepatu tenis pertamanya.
1935
Converse merilis the Jack Purcell dengan logo "Smile" di bagian depan. Sepatu itu menjadi sangat terkenal di Hollywood dan di kalangan anak-anak nakal, namun pada tahun 1930, ketika badminton dan tenis menjadi terkenal, Jack Purcell hanya tinggal sejarah.
1948
Puma Schuhfabrik Rudolf Dassler didirikan dan dunia dikenalkan pada PUMA Atom, sepatu sepak bola pertama PUMA digunakan oleh tim sepakbola Jerman Barat.
1950's
• Sneakers menjadi sepatu pilihan di mana-mana dan menjadi simbol dari pemberontakan. Murah dan mudah diperoleh oleh seluruh anak muda di seluruh dunia. Di U.S., cheerleaders menggunakan sweaters, rok mini dan kaos kaki pendek dengan sepatu dan atasan canvas (atau keds). The fashion secara resmi diperkenalkan ketika James Dean difoto menggunakan celana jinsnya dan sneakers putih.
• Sepatu bertumit tinggi alias "stiletto" menjadi tren di awal 1950-an.
1962
Phil Knight dan Bill Bowerman melucurkan sepatu atletik berteknologi tinggi (di tahunnya) dengan Blue Ribbon Sports (BRS) dan pada tahun 1968 seiring dengan design dan teknologinya yang baru, mengganti nama mereka menjadi Nike.
1970
• Platform shoes dengan tumit setinggi 2-5 inci menjadi incaran pria dan wanita.
• Era 70-an juga merupakan awal bagi sepatu model bakiak menjadi populer.
1972
Logo Adidas mengalami perubahan dengan memakai konsep "Trefoil Logo" yakni logo visual tiga daun kerangkai.
1979
Nike menciptakan seri Nike Air yang pertama. Lalu pada tahun 1982 dirilis Air Force One, dan meluncurkan si legendaris Nike Air Jordan (1985)--yang merupakan sebuah achievement bagi the rookie of Chicago Bulls', Michael Jordan hingga Nike Air Max pada tahun 1987.
1990
Awal era ini diramaikan dengan jenis sepatu bersol rata, berwarna dan persegi. Namun, lagi-lagi platform shoes kembali berjaya.
1995
Museum sepatu Bata di Toronto, Kanada resmi dibuka pada bulan Mei.
1996
Adidas melakukan modernisasi dengan konsep "We knew then-we know now" yang menggambarkan kesuksesan masa lalu dan kejayaan masa kini.
1998-2001
Sepatu lars menjadi salah satu simbol paling populer dari Orde Baru yang militeristik

Jumat, 27 Mei 2011

DESIGN SEPATU WANITA






Sepatu tidak hanya berfungsi sebagai alas kaki, tetapi juga telah menjadi bagian dari penampilan seseorang begitu sejarah sepatu wanita  hingga kini.
Terutama bagi para perempuan, sepatu wanita memiliki peran yang penting bagi penampilannya sehari-hari sama pentingnya dengan tas wanita dan pakaian wanita. Untuk itu para perempuan rela menghabiskan tabungannya untuk membeli sepatu yang mereka impikan.


Kamis, 26 Mei 2011

BEBAGAI GALERY SEPATU WANITA BESERTA HAGRGANYA




Sepatu ini berasal dari Jerman dan sepatu tersebut berukuran 38.
Harga sepatu ini adalah Rp. 320.000




Sepatu ini terbuat dari bahan kanvas, berukuran 38.
Harga sepatu ini adalah Rp. 280.000




Sepatu ini terbuat dari bahan kulit sehingga nyaman di pakai, berukuran 39
Harga sepatu tersebut Rp. 150.000




Sepatu ini berasal dari Perancis dan menjadi tren di negara tersebut terutama bagi kalangan anak remaja, sepatu ini berukuran 38.
Harga sepatu ini Rp. 280.000 


Sepatu ini terbuat dari bahan kanvas, berasal dari Indonesia.
Harga sepatu ini Rp. 250.000